Sebelum insiden bentrokan pecah, massa demonstran sempat membakar ban bekas di halaman depan Kantor Bupati Takalar sebagai simbol keprihatinan atas minimnya keterbukaan publik terkait proyek-proyek strategis daerah.
Massa menyatakan tidak akan tinggal diam dan berjanji bakal kembali menggelar aksi unjuk rasa lanjutan dengan eskalasi jumlah massa yang jauh lebih besar apabila jajaran Pemkab Takalar menolak mengindahkan aspirasi mereka.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait