Warga Sepakat Usir Pelaku Pernikahan Sedarah dari Luwu Sulsel

Nasruddin, Sindonews ยท Senin, 29 Juli 2019 - 09:45 WIB
Warga Sepakat Usir Pelaku Pernikahan Sedarah dari Luwu Sulsel
Aparat Kepolisian saat berjaga di rumah pelaku hubungan sedarah kakak beradik yang terjadi di Luwu. (Foto: Sindonews)

LUWU, iNews.id - Warga Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) sepakat mengusir keluarga pelaku pernikahan sedarah. Keputusan ini diambil atas dasar musyawarah masyarakat dan para tokoh setempat.

Pemerintah Desa Lamunre bersama MUI, tokoh masyarakat dan tokoh adat telah menggelar musyawarah. Turut hadir juga perwakilan dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Kepolisian dan TNI dalam pertemuan pada Minggu (28/7/2019).

"Kesimpulannya masyarakat Luwu tidak ingin mereka tinggal di sini, jadi kita usir dari Luwu, adapun rumahnya akan dijual dan uangnya mereka gunakan untuk biaya hidup di tempat barunya," kata Kepala Desa Lamunre, Hapidah, Senin (29/7/2019).

Menurut dia, pelaku dan keluarganya harus angkat kaki dari Luwu, karena dinilai telah menodai nama baik Luwu, melanggar hukum agama, hukum pidana.

"Kasus ini sangat memalukan dan kejadian luar biasa, sehingga masyarakat meminta agar mereka dan keluarganya diusir," ujarnya.

Wakapolres Luwu, Kompol Abraham Tahalele, menjamin keamanan mereka saat ini hingga keluar dai Luwu. Dia meminta masyarakat tidak terpancing untuk melakukan tindak pidana pengrusakkan atau penyerangan terhadap para pelaku dan keluarganya.

"Perbuatan keduanya tentu tidak dapat kita benarkan, tapi jangan menghakimi mereka," kata Wakapolres.

Sebelumnya, Kasus pernikahan sedarah kembali terungkap di Sulsel. Seorang kakak di Kabupaten Luwu melakukan hubungan terlarang dengan adiknya yang berstatus janda hingga melahirkan dua orang anak.

Pelaku, Asri (38), kini diamankan ke Mapolsek Masamba setelah menikahi adik kandungnya BI (30). Hubungan tersebut dilakukan sejak 2016, saat pelaku tinggal satu rumah dengan adiknya, dan mengaku saling jatuh hati.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal