get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Oknum Polantas di Bandung Diduga Peras Mahasiswa Rp550.000

Viral Mahasiswa Pilih Gender Netral, Begini Respons Rektor Unhas Jamaluddin Jompa

Senin, 22 Agustus 2022 - 14:10:00 WITA
Viral Mahasiswa Pilih Gender Netral, Begini Respons Rektor Unhas Jamaluddin Jompa
Rektor Unhas Prof DR Ir Jamaluddin Jompa beri keterangan soal video viral mahasiswa pilih gender netral. (Foto : iNews/Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id - Rekaman video mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar diusir dosen saat kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) viral di media sosial. Pengusiran ini usai mahasiswa berinisial MNA berdebat dengan dua dosen soal masalah gender.

Dalam tayangan video berdurasi 52 detik, memperlihatkan detik-detik seorang mahasiswa tersebut memilih gender netral. Sang dosen menegaskan, jika mahasiswa yang kuliah di Fakultas Hukum harus memiliki gender yang pasti.

Namun mahasiswa tersebut tetap keukeuh menyampaikan gendernya netral meski pada KTPnya bertuliskan laki-laki. Lalu dosen langsung mengambil mic dan meminta kepada panitia agar mahasiswa tersebut dikeluarkan dari ruangan.

Merespons kejadian yang viral, Rektor Unhas Prof DR Ir Jamaluddin Jompa mengatakan sudah mempertemukan dan mendamaikan mahasiswa dan oknum dosen tersebut. Mahasiswa yang bersangkutan juga telah menjalani perkuliahan di dalam kampus.

"Sudah duduk sama-sama dan sangat damai. Kami dorong case closed. Kalau ada kesalahan kami cari solusinya," ujar Rektor, Senin (22/8/2022).

Menurutnya, semua pihak yang ada dalam video viral sudah berdamai. Sementara untuk dosen telah diberikan teguran agar tidak memperlakukan mahasiswa di luar kode etik.

"Kita kan ini pendidik kita pasti ada teguran, perbaikan-perbaikan. Biasalah manusia ada kesalahan sedikit. Tetapi sekali lagi semua pihak sudah damai,"katanya.

Sementara terkait mahasiswa yang memilih gender netral masih akan ditelusuri internal.

"Kami masih teliti, dalami dulu," ucapnya.

Sebelumnya, insiden pengusiran ini bermula ketika mahasiswa Fakultas Hukum Unhas itu mengikuti PKKMB di Baruga Prof Dr H Baharuddin Lopa, Jumat pagi (19/8/2022). Dia kemudian dipanggil ke depan oleh dosen karena gelagatnya yang berbeda dari mahasiswa.

"Di KTP mu apa?" tanya dosen pria yang ternyata Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unhas, Hasrul.

"Laki-laki?" jawab mahasiswa itu.

"Di kartu mahasiswa laki-laki atau perempuan?" kata Hasrul menyambung pertanyaannya.

"Laki-laki?" jawab mahasiswa itu lagi.

"Kau mau sekali jadi perempuan atau laki-laki," kata Hasrul lagi.

"Tidak keduanya, di tengah-tengah. Makanya gender netral, Pak," jawabnya.

Jawaban mahasiswa itu kemudian langsung disanggah oleh Hasrul.

"Tidak ada netral," katanya.

"Karena saya mengidentifikasi gender saya seperti itu pak," jawab MNA.

Mendengar jawaban itu, dosen itu memanggil panitia untuk mengeluarkan MNA itu dari aula.

"Halo, halo, halo, panitia ambil ini. Bawa ke sana. Ambil tas mu. Kita ndak terima laki-laki atau perempuan di sini. Salah satunya ji diterima," kata dia.

Unggahan video itu sudah ditweet ulang 4.940 kali, dibalas 9.195 serta disukai 27.200 oleh warganet.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut