UN Ditiadakan karena Corona, Disdik Sulsel Tindak Lanjuti ke Sekolah-Sekolah

iNews.id ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 19:36 WIB
UN Ditiadakan karena Corona, Disdik Sulsel Tindak Lanjuti ke Sekolah-Sekolah
Ilustrasi Ujian Nasional. (Foto: Antara)

MAKASSAR, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan resmi mengumumkan meniadakan Ujian Nasional (UN) untuk tahun 2020 untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) merespons cepat keputusan tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pemprov Sulsel Basri mengatakan, dirinya segera menyampaikan imbauan kepada seluruh sekolah di daerah itu. Dia akan meminta agar sekolah-sekolah di Sulsel segera mempersiapkan diri dan mengantisipasi kebijakan tersebut.

"Saya telah berkoordinasi dengan Gubernur. Insya Allah imbauan terkait peniadaan UN kami sebar ke setiap sekolah di Sulsel," ujar Basri di Makassar, dikutip dari Antara, Selasa (24/3/2020).

Disdik Pemprov Sulsel mendukung keputusan peniadaan UN bagi siswa. Apalagi alasan pembatalan menyangkut keamanan dan kesehatan siswa-siswa di daerah tersebut dari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Terkait pengganti UN, Disdik Sulsel siap menindaklanjuti petunjuk dari Kemendikbud. Beberapa opsi juga sudah disampaikan termasuk dengan menggantinya dengan hasil ujian siswa selama di sekolah.

Pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk membahas tindak lanjut dari keputusan tersebut.

"Kami segera menyampaikan imbauan ini ke seluruh sekolah untuk ditindaklanjuti. Semoga besok Rabu (25/3/2020), kami sudah bisa kirimkan imbauannya ke seluruh sekolah di 24 kabupaten/kota," katanya.

Peniadaan UN ini sebelumnya disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas dengan pembahasan UN, Selasa (24/3/2020) melalui video conference.

UN ditiadakan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau setingkat Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau setingkat Madrasah Tsnawiyah (MTs), dan Sekolah Dasar (SD) atau setingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Presiden Jokowi mengatakan, kebijakan peniadaan UN perlu diikuti oleh partisipasi aktif warga dalam penerapan perilaku social distancing, yaitu kerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah.

Keputusan ini sebagai bagian dari sistem respons wabah Covid-19, yang salah satunya pengutamaan keselamatan kesehatan rakyat. Seperti yang telah disampaikan bahwa sistem respons Covid-19 harus menyelamatkan kesehatan rakyat, daya tahan sosial dan dunia usaha.


Editor : Maria Christina