Terduga Teroris Ditembak Mati Densus 88 Pernah Lempar Bom ke Syahrul Yasin Limpo
MAKASSAR, iNews.id - Terduga teroris yang ditembak mati di Kota Makassar, pernah terlibat aksi pelemparan bom terhadap Syahrul Yasin Limpo pada 2012 silam. Saat itu dia masih menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulpan mengatakan, terduga teroris berinisial MT (49) ini juga seorang mantan narapidana teroris (napiter).
"Dia juga terlibat pelemparan bom (acara yang dihadiri Syahrul Yasin Limpo), lalu dipidana selama tiga tahun," kata Kombes Pol Zulpan di Kota Makassar, Kamis (15/4/2021).
Usai menjalani masa hukuman, MT diduga kembali berbaur dengan kelompok ekstrimis lamanya. Salah satunya, jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang bermarkas di kompleks perumahan Villa Mutiara Makassar.
Kelompok ini, menurut dia, berbaiat kepada ISIS. Mereka juga terlibat dalam aksi bomber di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) lalu.
Kombes Pol Zulpan menjelaskan, MT ditembak karena berupaya melawan petugas saat hendak ditangkap. Pelaku menyerang petugas dengan dua parang panjang.
"Pelaku menyerang petugas dengan membabibuta sehingga diambil tindakan tegas dan terukur terhadap MT," ujarnya.
Usai ditembak mati, jenazah MT dibawa ke RS Bhayangkara Makassar. Setelah proses pemeriksaan selesai, jasad korban bisa diambil dan dimakamkan keluarga.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal