MAKASSAR, iNews.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah, meminta pemerintah daerah (pemda) tak risau dalam penanganan banjir. Pemerintah provinsi sudah menyiapkan dana untuk wilayah terdampak bencana.
Dia meminta, masyarakat dan pemda tak merasa sendiri menangani bencana akibat cuaca ekstrem ini. Pemprov selalu hadir untuk memberikan bantuan kepada 24 kabupaten/kota.
"Untuk dana tanggap darurat. Ada beberapa sumber pembiayaan, misal dari Dinas Sosial untuk perbaikan rumah," kata Nurdin saat dikonfirmasi di Kota Makassar, Sulsel, Selasa (14/1/2020).
BACA JUGA: Banjir Terjang Barru Sulsel, 1 Orang Tewas
Bukan hanya upaya penanggulangan banjir, kata dia, langkah-langkah preventif juga harus mulai dilakukan secara terpadu, mulai dari hulu ke hilir. Karena itu, pemda di tingkat kabupaten/kota harus dapat bersinergi.
Menurut dia, apapun yang dikerjakan di hilir untuk mengatasi luapan air, tidak akan maksimal, jika tidak mengatasi mulai dari hulu. Karena itulah, kata dia, butuh sinergi antardaerah, termasuk dengan Pemprov Sulsel untuk menanggulanginya.
BACA JUGA: Banjir di Soppeng Rendam 3 Kecamatan, Rumah Warga Hanyut
"Apapun yang dikerjakan di hilir kalau kita tidak menjaga di hulu akan sulit, dan sangat perlu dilakukan konservasi. Karena air itu butuh jalan, butuh tempat, jadi air pasti akan mencari tempat yang paling rendah," ujar dia.
Dia juga mengatakan, fenomena alam seperti angin kencang merupakan babak baru bagi Sulsel, karena yang diketahui hanya dua musim di Indonesia yakni hujan dan kemarau.
"Saya kira fenomena ini sama dengan di daerah lain. Konsentrasi air ini harus kita pecahkan di atasnya (hulu)," ujarnya.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal