Tagih Utang sambil Dobrak Kamar Warga, Petugas PNM Mekaar Disanksi

Yoel Yusvin ยท Selasa, 08 Februari 2022 - 18:03:00 WITA
Tagih Utang sambil Dobrak Kamar Warga,  Petugas PNM Mekaar Disanksi
Aksi Penagih Utang yang Mendobrak Pintu Kamar Warga di Gotwa (Hasil Tangkapan Layar)

MAKASSAR, iNews.id – Pekan lalu viral aksi petugas PNM Mekaar yang menagih utang hingga mendobrak kamar tidur seorang warga di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Pihak Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar telah menyampaikan permintaan maaf dan memberikan sanksi kepada petugas di lapangannya.

Dalam video yang beredar terlihat aksi sejumlah ibu-ibu penagih utang dari PNM Mekaar yang berusaha menagih kepada pemilik rumah bernama Hamsinah di Jalan Pelita Taborong, Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

“Jadi memang ada kesalahpahaman di lapangan. Kami dari manajemen cabang sudah ke nasabah dua kali menyampaikan permohonan maaf karena apa yang dilakukan teman-teman kami di lapangan sebenarnya tuntutan pekerjaan mereka. Mungkin caranya salah, tidak sesuai prosedur. Sehingga untuk karyawan bersangkutan sudah kami berikan sanksi,” kata Pemimpin Cabang PNM Mekaar Makassar, Maimun Bakri, Selasa (8/2/2022).

Pihaknya telah melakukan edukasi terkait bagaimana cara melakukan penagihan yang benar.

Sebelumnya, Hamsinah mengaku memang belum membayar angsuran sebesar Rp188.000 dari total Rp7 juta yang dipinjamnya. Dia mengatakan keterlambatan ini baru satu kali karena orang tuanya baru saja meninggal.

“Kaget. Tidak tahu kedatangannya. Per dua minggu (bayar) Rp188.000. Menunggak baru tiga hari. Itu pun baru satu kali,” ujarnya.

Dia menyebut penagih utang yang mendobrak kamarnya semuanya perempuan dan cukup banyak. Dia mengaku merasa malu dengan hal tersebut. Bahkan anaknya sampai malu pergi ke sekolah.

“Baru bangun. Saya masih pakai daster. Dia tunjuk-tunjuki saya. Seolah saya pencuri bagaimana. Saya malu.  Anak saya ini tidak mau ke sekolah karena malu ada temannya chat,” ujarnya.

Editor : Dita Angga Rusiana

Bagikan Artikel: