Sudah 3 Hari, Material Longsor di Tana Toraja Belum Juga Ditangani Maksimal

Sindonews, Joni Lembang ยท Selasa, 07 April 2020 - 14:25 WIB
Sudah 3 Hari, Material Longsor di Tana Toraja Belum Juga Ditangani Maksimal
Tanah longsor yang terjadi di Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) sebabkan 3 orang tewas. (Foto: Istimewa)

TORAJA, iNews.id - Sejumlah titik longsor di wilayah Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga kini belum tertangani. Materian longsor yang menutup badan jalan telah memutus akses warga di sana.

Anggota DPRD Tana Toraja, Agustinus Patinggi mengatakan, ada belasan titik longsor yang menutupi badan jalan sejak Sabtu (4/4/2020).

"Kondisi itu hingga kini belum tertangani," kata Agustinus di Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Selasa (7/4/2020)

Dia menjelaskan titik longsor yang masih belum tertangani di antaranya, poros Bonggakaradeng-Rano dan poros Bonggakaradeng-Mappak. Atas kondisi ini, kendaraan tidak bisa melintas atau akses jalan terputus total.

Menurut dia, belum tertanganinya longsor yang menutupi badan jalan disebabkan tingginya material longsor, sehingga tidak bisa dibersihkan secara manual dan harus menggunakan alat berat.

"Pemerintah, masyarakat dan personel Kodim dan polsek sudah berupaya membersihkan titik-titik longsor yang menutupi badan jalan dengan peralatan seadanya. Tapi, tidak bisa dilakukan secara manual," ujar dia.

Sementara itu, Kapolsek Bonggakaradeng, Iptu Welem Panggeso mengatakan, selain titik longsor di ruas dua ruas jalan tersebut, longsor juga terjadi di Dusun Salubarana, Desa Buakayu, Kecamatan Bonggakaradeng.

"Ada 3 lokasi kejadian tanah longsor di dusun Salubarana yang mengakibatkan akses jalan tertutup material longsor," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal