2 dari 3 Korban Tanah Longor di Tana Toraja Tewas dengan Tubuh Terpisah

Jufri Tonapa ยท Minggu, 05 April 2020 - 21:41 WIB
2 dari 3 Korban Tanah Longor di Tana Toraja Tewas dengan Tubuh Terpisah
Longsor yang terjadi di Tana Toraja menewaskan 3 orang yang masih satu keluarga. (Foto: iNews/Jufri Tonapa)

TANA TORAJA, iNews.id – Tiga korban tanah longsor di Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) merukana satu keluarga. Mereka tewas mengenaskan dengan tubuh terpisah lantaran dihantam longsor.

Rita (40), Bottong (80) dan Yen (12) tewas tertimbun tebing yang longsor pada Sabtu (4/4/2020) dini hari pukul 00.00 WITA. Longsor ini juga memporak porandakan tiga unit rumah warga dan memutus akses transportasi dan menimbun badan jalan.

Bencana tanah longsor yang terjadi di Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan, Tana Toraja menewaskan tiga warga yang ssaat itu berada dalam rumah.

Dari ketiga korban yang tewas, dua korban di antara meninggal secara tragis. Badan dan kakinya terpisah akibat dihantam longsor.

Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara mengatakan, tim masih kesulitan mencari potongan tubuh dari korban. Hal ini karena longsor yang besar.

“Kami masih berusaha mencari potongan tubuh korban yang masih belum ditemukan,” katanya.

Kini ketiga korban sementara disemayamkan di rumah keluarga di Lembang Randan Batu, Makale Selatan. Sementara aparat gabungan masih terus mencari potongngan tubuh korban yang terpisah.

Petugas mengimbau warga agar mengungsi ke daerah yang lebih aman. Hal ini karena di tebing atas masih terdapat retakan yang rentan akan terjadi longsor susulan.

Sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi di Kelurahan Botong, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) Sabtu (4/4/2020) dini hari pukul 00.00 WITA. Bencana ini mengakibatkan tiga orang tewas sementara 20 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.


Editor : Umaya Khusniah