Saksi Persidangan Sebut Dana CSR Murni Bangun Masjid, Bukan untuk Nurdin Abdullah

Muhammad Arham Hamid ยท Kamis, 29 Juli 2021 - 14:49:00 WITA
Saksi Persidangan Sebut Dana CSR Murni Bangun Masjid, Bukan untuk Nurdin Abdullah
saksi persidangan kasus Nurdin Abdullah di Makassar, Kamis (29/7/2021) (Foto: iNews/Arham Hamid)

Disebutkan juga, dua kontraktor tersebut sudah mengenal Nurdin Abdullah sejak menjabat sebagai Bupati Bantaeng. Namun jauh sebelum Nurdin Abdullah menjabat, keduanya sudah sering mendapat proyek di Bantaeng karena pekerjaannya yang memuaskan.

Saksi lain yakni Sekretaris Direktur Utama Bank Sulselbar, Riski Angriani juga mengungkapkan, jika dia pernah menyetor uang senilai Rp100 juta atas perintah seseorang yang datang bertamu di ruangan direktur waktu itu. Namun dia tidak tahu namanya, hanya mengingat ciri-cirinya berbadan tinggi dan berkulit sawo matang.

"Ada tamu minta tolong disetor uang nilainya Rp100 juta dalam bentuk cash. Rekening tujuannya ke Yayasan Pengurus Masjid. Setelah itu dia masuk ke ruangan direktur utama," katanya.

Kuasa Hukum Nurdin Abdullah, Arman Hanis mengatakan, tiga saksi yang dihadirkan sudah tegas memberikan informasi. Disampaikan bahwa tidak ada sama sekali permintaan dari Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah secara langsung untuk sumbangan pembangunan masjid.

"Dua kontraktor menyampaikan itu inisiatif mereka, jumlahnya juga ditentukan sendiri, tidak ada juga arahan langsung dari gubernur," katanya saat dihubungi via saluran telepon.

Lanjut Arman Hanis, fakta tersebut  poin penting yang harus diketahui. Apalagi penyetorannya juga langsung ke rekening yayasan, bukan ke gubernur.

"Pak Nurdin waktu pidato peletakan batu pertama menyampaikan bahwa pembangunan masjid itu untuk masyarakat. Kontraktor lah yang inisiatif menyumbang untuk masjid yang akan digunakan masyarakat," katanya.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: