Ricuh Razia PPKM di Gowa, Ibu Hamil 9 Bulan Pemilik Kafe Laporkan Oknum Satpol PP

Bugma · Kamis, 15 Juli 2021 - 08:10:00 WITA
Ricuh Razia PPKM di Gowa, Ibu Hamil 9 Bulan Pemilik Kafe Laporkan Oknum Satpol PP
Ibu hamil yang merupakan pemilik kafe pingsan saat membuat laporan di SPKT Polres Gowa atas dugaan tindak penganiayaan saat razia PPKM. (Foto: iNews/Bugma)

GOWA, iNews.id - Pasangan suami istri pemilik kafe di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mendatangi SPKT Polres Gowa Kamis (15/7/2021) dini hari. Kedatangan mereka untuk melaporkan oknum petugas Satpol PP yang diduga melakukan penganiayaan saat kericuhan razia PPKM mikro yang terekam video dan viral.

Identitas kedua pasutri ini yakni Amriana dan Nurhalim. Mereka merupakan pemilik kafe di Jalan Poros Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kedua pelapor mengaku dipukul lantaran tidak mengindahkan imbauan petugas untuk menutup kafe milik mereka. Ironisnya, perempuan pemilik kafe ini dalam kondisi hamil ketika mendapat perlakuan kasar dalam razia. Bahkan dia sampai pingsan saat membuat laporan di kantor polisi.

Menghindari hal tak diinginkan, polisi membawa korban yang tengah hamil tua ini ke Rumah Sakit Umum (RSU) Syekh Yusuf untuk menjalani pemeriksaan.

Kanit Reskrim Polsek Bajeng Ipda ariyanto mengatakan, awalnya menerima laporan dugaan penganiayaan. Pemilik kafe tidak menerima tindakan oknum petugas PPKM.

"Setelah mendatangi TKP dan interogasi korban, mereka ingin menggunakan haknya melapor di Polres dan kami persilahkan. Pengakuannya, dia sedang hamil 9 bulan," ujarnya, Kamis (15/7/2021).

Kronologi bermula saat razia PPKM, Rabu (14/7/2021) malam. Kafe milik korban belum tutup padahal sudah melewati batas waktu yang ditentukan.

Saat itu terjadi adu mulut berujung kontak fisik antara oknum petugas Satpol PP dengan kedua pelapor. Dalam video yang beredar, tampak oknum petugas menunjuk-nunjuk korban perempuan, lalu coba memukul pelapor laki-laki. Setelah itu situasi sempat chaos.

Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kericuhan hingga dugaan penganiayaan saat razia PPKM tersebut.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: