get app
inews
Aa Text
Read Next : Update Korban Banjir dan Longsor di Sumbar: 90 Orang Tewas 85 Hilang

Ratusan Rumah di Mamasa Sulbar Rusak Terdampak Longsor, 1.270 Warga Mengungsi

Jumat, 24 Mei 2024 - 16:06:00 WITA
Ratusan Rumah di Mamasa Sulbar Rusak Terdampak Longsor, 1.270 Warga Mengungsi
Seratusan rumah di Kabupaten Mamasa, Sulbar rusak terdampak longsor yang terjadi Selasa (21/5/2024). (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ratusan rumah di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat rusak terdampak longsor. Selain itu, 1.270 warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman. 

Berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Mamasa, tanah longsor terjadi Selasa, (21/5/2024) pukul 15.30 WITA. Longsor dipicu oleh hujan deras yang berangsur lama disertai struktur tanah yang labil sehingga menyebabkan tertutupnya ruas jalan nasional Mamuju-Mamasa serta permukiman warga.

“Pascabencana longsor menyebabkan kerugian material lima unit fasilitas pendidikan rusak, satu fasilitas kesehatan (Posyandu) terdampak,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (24/5/2024).

Dia mengungkapkan, wilayah terdampak longsor tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Bambang, desa terdampak longsor yakni, Bambang, Saluassing, Minanga, Salukepopo, Bambang Timur, Salukadi, Salubulo, Balatana, Tanete Tomba, Masoso, Rantelemo, Salururu, Limba Debata, Sikamase, Ulumambi, Ulumambi Barat, Salutabang, Lembang Mokallang, Saludengen, dan Rantetarima.

Di Kecamatan Rantai Bulahan Timur meliputi Desa Salumukanan dan Bambang Buda. Sedang di Kecamatan Rantim meliputi Desa Tapalinna, Bujung Manurung, Salualo, Talippuki di Kecamatan Mambi. Desa Baruru, Uhailanu di Kecamatan Aralle, dan Desa Salumokanan.

“Kondisi terkini sebanyak 1.270 jiwa masih mengungsi karena khawatir adanya longsor susulan. Warga terdampak longsor mengungsi ke rumah- rumah warga dan keluarganya di sekitar lokasi kejadian yang lebih aman,” kata Abdul Muhari.

Dia menambahkan, aliran listrik masih padam di Kecamatan Bambang. Dapur umum telah didirikan secara swadaya oleh masyarakat di Kecamatan Bambang.

Akses jalan dari Kabupaten Mamasa ke Kabupaten Polewali sudah bisa dilalui. Akses jalan Kecamatan Bambang ke Kecamatan Mambi terputus total, tidak dapat dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4. Jalan poros penghubung Mamuju ke Mamasa terdampak, tidak bisa dilalui.

Posko Tanggap Darurat

Upaya penanganan tanah longsor BPBD Kabupaten Mamasa melakukan pendataan. Mendirikan posko tanggap darurat di Kecamatan Mambi dan menurunkan alat berat guna pembersihan material longsor.

Pemerintah melalui BNPB telah membantu pemerintah daerah dalam penanganan bencana longsor sebagai berikut, operasional Dana Siap Pakai sebesar 250 juta, logistik dan peralatan berupa sembako 250 paket, makanan siap saji 250 paket, hygine kit 250 paket, tenda pengungsi tiga unit, tenda keluarga  50 unit, velbed 50 unit, selimut 200 lembar, matras 200 lembar, chain saw lima unit, pompa alkon lima unit, terpal 100 lembar, peralatan pertukangan 20 unit dan kasur lipat 100 lembar.

Mempercepat penanganan longsor Bupati Mamasa menetapkan Status Tanggap Darurat Tanah Longsor dengan NO. 360/KPTS-111/V/2024 selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 22 Mei hingga 4 Juni 2024.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut