Kebakaran Rumah di Makassar, Pemuda 21 Tahun Tewas Tersetrum saat Padamkan Api
MAKASSAR, iNews.id - Kebakaran rumah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berujung tragedi memilukan. Seorang pemuda berinisial AD (21) tewas tersetrum saat berusaha membantu memadamkan api di rumah warga kawasan Jalan Rappokalling, Lorong Indah, Kecamatan Tallo, Sabtu (27/4/2026).
Peristiwa kebakaran ini sempat menghebohkan warga sekitar. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan hingga memicu kepanikan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan warga bersama petugas pemadam kebakaran.
Korban diketahui berinisiatif membantu proses pemadaman. Dia naik ke atap rumah di sekitar lokasi untuk menjangkau sumber api dari atas.
Namun nahas, saat berada di atas atap, korban diduga tersengat aliran listrik akibat korsleting di lokasi kebakaran. Dia langsung jatuh pingsan sebelum dievakuasi oleh warga.
Kanit Reskrim Polsek Tallo AKP Faisal membenarkan adanya korban jiwa dalam kejadian kebakaran rumah di Makassar tersebut.
"Ya betul sekali ada salah satu warga yang sempat berusaha menolong untuk memadamkan api dengan memanjat dari samping rumah yang terbakar namun diduga tersetrum akibat korsleting listrik hingga jatuh pingsan," ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Menurutnya korban sempat ditolong warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Prima untuk mendapat penanganan medis namun medis dinyatakan meninggal dunia.
"Korban pria berinisial AD umurnya almarhum 21 tahun," katanya.
Polisi menduga kebakaran rumah di Makassar ini tidak murni kecelakaan. Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali muncul dari bagian belakang rumah milik Herman alias Curek. Saksi juga melihat pemilik rumah berada di depan lokasi saat api mulai membesar. Namun dia menghilang ketika warga datang untuk membantu pemadaman.
"Berdasarkan hasil pulbaket dari rekan-rekan opsnal, Satreskrim, dan rekan rekan Intel serta bhabinkamtibmas mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar yang berada di samping TKP mengatakan bahwa kejadian kebakaran tersebut diduga dilakukan oleh pemilik rumah sendiri atas nama Herman," ujarnya.
Saat petugas tiba di lokasi, terduga pelaku tidak ditemukan. Polisi kini masih melakukan pencarian. Dari keterangan warga, pelaku disebut pernah melakukan tindakan serupa sebelumnya. Dia juga kerap membuat keributan saat pulang dalam kondisi mabuk.
"Untuk sementara yang kami dapatkan dari warga sekitar bahwa sebelumnya sudah pernah melakukan hal itu di rumah sendiri," ucapnya.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti kebakaran rumah di Makassar tersebut.
Editor: Donald Karouw