Penemuan Bayi di Kantin Sekolah, Korban Dirujuk ke RSUD Maros

Wahyu Ruslan ยท Senin, 16 Maret 2020 - 12:50 WIB
Penemuan Bayi di Kantin Sekolah, Korban Dirujuk ke RSUD Maros
Penemuan bayi baru dilahirkan di dekat MTs Maros gegerkan warga. (Foto: iNews/Wahyu Ruslan).

MAROS, iNews.id - Bayi baru lahir berjenis kelamin perempuan ditemukan warga dalam kondisi masih hidup dan terbungkus plastik di sekitar kantin sekolah madrasah tsanawiyah (MTs) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban diduga hasil hubungan gelap yang dibuang orang tuanya.

Penemuan bayi ini menggegerkan warga dan pihak sekolah. Kondisi bayi diduga baru dilahirkan beberapa jam lalu karena masih lengkap dengan tali pusar di sekujur tubuhnya.

"Bayi masih dalam keadaan hidup, ditemukan oleh pemilik usaha kantin," kata Kapolsek Lau, AKP Sulaiman, di sekitar TKP penemuan bayi malang dekat MTs Darussalam Barandasi, wilayah Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Minggu (15/3/2020).

Saksi tersebut kemudian menghubungi pihak sekolah dan warga sekitar. Kasus penemuan bayi ini lantas dilaporkan kepada polisi, dan bayi kemudian dievakuasi ke puskesmas terdekat.

Bayi perempuan itu memiliki berat sekitar 2,0 kilogram dengan panjang 45 sentimeter. Karena kondisi bayi tampak kurang sehat, puskemas langsung mengevakuasi korban ke RSUD Salewangang Maros.

Duugaan sementara, bayi ini merupakan hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang oleh orang tuanya. Hingga kini polisi masih menyelidiki siapa pelaku yang membuang bayi tersebut.

"Masih diselidiki. Dugaan sementara memang hasil hubungan di luar nikah," ujar dia.

Sementara ini bayi tersebut masih berada di ruangan NICU RSUD Salewangang Maros. Pihak rumah sakit belum bisa memberikan komentar terkait kondisi korban. Mereka juga meminta media tidak mengambil gambar korban yang sedang menjalani perawatan medis.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal