Tega, Bayi Perempuan Dibuang di Kantin Sekolah di Maros

Sindonews.com, Najmi Limonu ยท Sabtu, 14 Maret 2020 - 17:09 WIB
Tega, Bayi Perempuan Dibuang di Kantin Sekolah di Maros
Bayi perempuan yang ditemukan di belakang MTs Darussalam Barandasi dalam kondisi baik. (Foto: Istimewa)

MAROS, iNews.id – Warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) digegerkan dengan penemuan sesosok bayi di belakang Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darussalam Barandasi, Sabtu (14/3/2020) pagi. Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan ini terbungkus kantong plastik warna hitam.

Bayi malang ini ditemukan pertama kali oleh pejaga kantin sekolah, Dg Karra. Dia lantas membawa bayi tersebut ke puskesmas setempat dan melaporkan ke polisi setempat. Polisi yang mendapat laporan segera menuju TKP.

Kapolsek Lau, AKP Sulaeman mengatakan, diduga bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum dibuang ke kantin. Polisi masih mencari tahu siapa orang tua maupun orang yang tega membuang bayi tersebut.

“Kemungkinan besar hasil hubungan di luar nikah. Untuk mengetahui lebih lanjut, kami masih melakukan penyelidikan. Belum tahu orang tuanya,” kata Sulaeman, Sabtu (14/3/2020).

Saat ini bayi tersebut dibawa ke Puskesmas Lau untuk mendapatkan perawatan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, termasuk penjaga kantin sekolah yang pertama kali menemukan bayi.

Menurut Dg Karra, dia menemukan bayi tersebut sekitar pukul 06.00 WITA saat akan membuka kantin sekolah yang dijaganya. Saat itu, dia melihat ada kantong plastik hitam bergerak-gerak.

Merasa curiga, dia mengecek isi kantong tersebut dan mendapati bayi perempuan. Saat ditemukan, bayi tidak sedang menangis namun susah bernafas.

“Jadi langsung dibawa ke puskesmas, baru melapor ke polsek,” kata Sulaeman berdasarkan keterangan Dg Karra.

Bayi perempuan tersebut kemudian dirujuk ke RSUD Salewangang karena membutuhkan alat bantuan pernapasan.


Editor : Umaya Khusniah