Pemakaman Jenazah Pasien Positif Corona di Parepare Diprotes Warga

Andi Ichsan ยท Senin, 22 Juni 2020 - 01:30 WIB
Pemakaman Jenazah Pasien Positif Corona di Parepare Diprotes Warga
Tim Gugus Tugas Covid-19 Parepare berpakaian APD lengkap memakamkan jenazah pasien positif corona, Minggu (21/6/2020). (Foto: iNews/Andi Ichsan)

PAREPARE, iNews.id – Warga Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Sulawesi Selatan memprotes aksi tim Gugus Tugas Covid-19 yang memakamkan jenazah positif corona (Covid-19) asal Kabupaten Pangkep di desa mereka, Minggu (21/6/2020) malam.

Mereka keberatan lantaran tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari instansi terkait kalau ada jenazah positif corona yang akan dimakamkan di wilayahnya.

Camat Bacukiki, Saharuddin mengatajan, pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia berinisial SR (55) asal Kabupaten Pangkep. Pasien itu sempat dirawat di Rumah Sakit Fatimah Parepare.

“Pasien dinyatakan meninggal dunia malam tadi setelah dirujuk ke RSUD Andi Makkasau Parepare. Setelah dinyatakan meninggal dunia pasien tersebut langsung dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19  di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki,” katanya.

Namun, di tengah proses pemakaman sejumlah warga sekitar melakukan protes terhadap petugas  lantaran tidak adanya pemberitahuan sebelumnya bahwa akan dilakukan proses pemakaman pasien positif corona di lokasi tersebut.

“Sebenarnya pemakaman ini tidak ditolak, tapi warga sempat protes, karena katanya tidak ada pemberitahuan sebelumnya bahwa ada pasien positif korona yang akan dimakamkan di lokasi ini," katanya.


Editor : Kastolani Marzuki