Modal Cek Kosong, Pria asal Balikpapan Tipu Pengusaha Beras di Sidrap hingga Rp600 Juta

Sindonews, Faisal Mustafa ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 09:35:00 WITA
Modal Cek Kosong, Pria asal Balikpapan Tipu Pengusaha Beras di Sidrap hingga Rp600 Juta
Ilustrasi gudang beras. (Foto: Dok iNews.id).

MAKASSAR, iNews.id - Polisi menangkap seorang pria asal Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), yang diduga telah menipu pengusaha beras asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku bermodal cek kosong untuk mengelabui korban hingga rugi Rp600 juta.

Pelaku Rifaldy (32) sempat menjad buronan selama tiga bulan lama. Dia akhirnya ditangkap anggota Satreskrim Polrs Sidrap dibantu Tim Jantaras Polda Kaltim di wilayah Kota Balikpapan pada Rabu (10/6/2020).

"Yang bersangkutan kami amankan berdasarkan informasi yang tim peroleh terkait keberadaannya," kata Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benny Pornika, di Kabupaten Sidrap, Sulsel, Kamis (11/6/2020).

Benny mengatakan, Rifaldy sebelumnya dilaporkan seorang pengusaha beras atas nama H Rahman (40) pada 21 Maret lalu. Dia dituduh melakukan penipuan dan penggelapan.

Kasus ini, lanjut Benny, bermula ketika pelaku datang ke pabrik beras milik korban di Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan, Maritenggae, Kabupaten Sidrap pada 26 Februari 2016 lalu. Kala itu, pelaku menyatakan ingin membeli beras sebanyak 66.900 kilogram.

"Kemudian terduga pelaku ini melakukan transaksi berupa cek sejumlah Rp530 juta dan Rp70 juta di dua bank berbeda. Namun saat korban ingin mencairkan dua cek tersebut ke bank, ternyata itu cek kosong," ujar dia.

Sebelum melapor ke polisi,, korban sudah berupaya untuk melakukan negosiasi agar pelaku bisa membayar uang ratusan juta itu. Namun hingga dua tahun tidak ada kabar, H Rahman membawa kasus ini ke Polres Sidrap.

"Total kerugian korban Rp600 juta. Awalnya korban masih menunggu itikad baik, namun sampai dua tahun pelaku tak ada kabar, sehingga ditempuh lah lewat jalur hukum," ujarnya.

Saat ini Rifaldy masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Penyidik Satreskrim Polres Sidrap di Mapolda Kaltim. Bersama barang bukti selembar nota pengambilan beras, kuitansi pembelian, dua lembar cek kosong.

"Untuk pengusutan lebih lanjut masih dalam pengembangan, yang bersangkutan sementara diperiksa. Nanti akan dibawa ke sini juga, untuk mencari apakah ada korban-korban lainnya," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: