Makin Parah, Banjir di Wajo Sudah Hampir 8 Meter

Amnar Sengkang ยท Minggu, 19 Juli 2020 - 14:05 WITA
Makin Parah, Banjir di Wajo Sudah Hampir 8 Meter
Kondisi banjir di Wajo dari pemantauan udara. (Foto: iNews/Amnar).

SENGKANG, iNews.id - Banjir yang melanda Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), kian parah. Tinggi muka air sudah hampir mencapai 7,9 meter, merendam ribuan rumah warga.

Banjir di daerah tersebut sudah hampir dua bulan. Puncak banjir terjadi pada Sabtu (18/7/2020) kemarin. Akibat hujan deras dan meluapnya Sungai Walenae dan Danau Tempe, tinggi muka air sekarang minimal empat meter.

"Biasanya paling parah hanya empat meter," kata seorang warga, Basri, di Kabupaten Wajo, Sulsel, Minggu (19/7/2020).

Menurut dia, kediamannya terendam banjir hingga lima meter lebih, sehingga dia dan keluarga terpaksa mengungsi. Saat ini warga di lokasi pengungsian berharap bantuan pangan dan berbagai kebutuhan harian.

Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan, banjir kali ini luar biasa. Tinggi muka air sudah hampir delapan meter. Kondisi ini hampir rata di 10 kecamatan daerah tersebut.

"Kali ini ketinggian air di atas rata-rata dan terparah, bahkan mencapai 7,9 meter," ujar Amran.

Bupati mengatakan, sudah mendirikan delapan posko pengungsian untuk warga terdampak banjir. Ada sebanyak 2.000-an orang yang mengungsi di tenda-tenda pengunsian.

Sebelumnya banjir sudah menggenangi Kabupaten Wajo hampir dua bulan terakhir, tepatnya selama 56 hari. Kondisi ini diperparah dengan hujan terus menerus dan air kiriman dari daerah tetangga.

Warga yang berdomisili di sekitar Sungai Walenae dan Danau Tempe paling parah terdampak banjir. Ketinggian muka air mulai dari empat hingga 7,9 meter.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal