Makassar Episentrum Ekraf Indonesia Timur, Menparekraf: Pelaku Fesyen, Manfaatkan "Bangga Buatan Indonesia!"

MNC Media ยท Rabu, 24 November 2021 - 13:44:00 WITA
Makassar Episentrum Ekraf Indonesia Timur, Menparekraf: Pelaku Fesyen, Manfaatkan "Bangga Buatan Indonesia!"
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendorong para pelaku ekonomi kreatif di Kota Makassar, Sulsel, khususnya fesyen, untuk terus mengembangkan dan meningkatkan potensi produk kreatif. (Foto: MNC Media)

MAKASSAR, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong para pelaku ekonomi kreatif di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, untuk terus mengembangkan dan meningkatkan potensi produk kreatif. Dorongan ini disampaikan khususnya kepada pelaku usaha yang bergerak di subsektor fesyen.

Sandiaga dalam Workshop Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, Makassar, Selasa (23/11/2021), menyampaikan, Makassar merupakan salah satu kota yang menjadi episentrum ekonomi kreatif di Indonesia Timur, terutama dalam hal industri fesyen. Ini terbukti dengan adanya agenda rutin terkait subsektor fesyen di Makassar. 

Agenda tersebut yakni Celebes Beauty Fashion Week yang menampilkan sejumlah kegiatan seperti fashion show, parade Make Up Artist (MUA) dan beauty talkshow.

"(Produk fesyen di Makassar) sangat beragam. Bukan hanya punya peluang di pasar domestik, ini akan bisa menembus ke pasar internasional untuk kemudian menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga.

Untuk meningkatkan potensi, tersebut Sandiaga mendorong agar para pelaku ekonomi kreatif subsektor fesyen di Makassar agar memanfaatkan program "Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia". 

"Seluruh pelaku ekonomi kreatif di Kota Makassar bisa mengakses "Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia" melalui marketplace onboarding dan juga kegiatan untuk peningkatan kapasitas," katanya.

Sandiaga mengatakan, selain memanfaatkan program Gernas BBI, para pelaku subsektor fesyen di Makassar juga dapat memanfaatkan potensi kearifan lokal yang ada di "Kota Anging Mamiri" ini.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: