get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Johar Baru Jakpus, 30 Rumah Hangus 

Kebakaran di Kantor Damri Makassar, 4 Bus dan 3 Truk Ludes Dilalap Api

Kamis, 04 Juni 2026 - 19:51:00 WITA
Kebakaran di Kantor Damri Makassar, 4 Bus dan 3 Truk Ludes Dilalap Api
Empat bus dan tiga truk ludes terbakar di belakang Kantor Perum Damri Kota Makassar, Kamis (4/6/2026). (Foto: iNews)

MAKASSAR, iNews.id – Insiden kebakaran hebat melanda halaman belakang Kantor Perum Damri Makassar, Sulawesi Selatan. Kobaran api tersebut menghanguskan tujuh kendaraan hingga memicu kepanikan warga sekitar akibat lokasi yang berdekatan dengan permukiman padat penduduk.

Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke udara dari area halaman belakang Kantor Damri tersebut. Secara tiba-tiba, kobaran api langsung membesar dan melalap tujuh kendaraan pelat merah yang berada di sana. Kendaraan yang hangus terbakar terdiri atas empat unit bus Damri, dua unit minibus, dan satu unit truk. 

Besarnya kobaran api sempat membuat warga setempat diselimuti kepanikan massal. Pasalnya, posisi api yang kian beringas terus membesar dan posisinya nyaris merembet ke kawasan perumahan padat penduduk yang berada tepat di sekitar lokasi kejadian. 

Seorang warga, Suryanah mengatakan, sebelum petugas penjinak api tiba, warga sekitar sempat berupaya bergotong-royong memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. 

Tak lama berselang, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar dari Sektor Kima dan BTP tiba di lokasi dan langsung berjibaku menjinakkan titik api. 

“Warga awalnya pakai alat seadanya untuk memadamkan api karena lokasi kebakaran ini dekat sekali dengan rumah warga,” katanya.

Danru Sektor 5 Damkar Kota Makassar, Betto mengatakan, setelah sekitar 40 menit proses pemadaman yang berlangsung dramatis, api berhasil dikuasai sepenuhnya dengan mengerahkan empat unit mobil armada pemadam kebakaran. 

“Ada tujuh kendaraan operasional yang terbakar. Selain itu, dua rumah warga sekitar mengalami kerusakan pada bagian atap,” katanya.

Dia menuturkan, kerusakan struktur atap tersebut terjadi lantaran sejumlah warga nekat memanjat ke atas genting rumah mereka untuk menyiramkan air secara mandiri guna menghalau pergerakan api agar tidak menjalar ke bangunan pemukiman.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut