Kapurung, Makanan Khas Palopo Berbahan Sagu Masih Diminati Masyarakat

Andi Deri Sunggu ยท Minggu, 15 Agustus 2021 - 12:47:00 WITA
Kapurung, Makanan Khas Palopo Berbahan Sagu Masih Diminati Masyarakat
Makanan khas Palopo, Sulsel, kapurung masih diminati masyarakat. Makanan berbahan dasar sagu ini diyakini kaya nutrisi. Foto: iNews.id/Andi Deri Sunggu

MAKASSAR, iNews.id - Makanan khas Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) berbahan sagu, kapurung, masih diminati warga. Makanan yang terlihat seperti sayur asam atau soto itu dipercaya memiliki kandungan nutrisi tinggi.

Kapurung bisa dijumpai di kafe Coffee Space, Jalan Laaddukelleng, Makassar. Kudapan ini setiap harinya laku hingga 70 porsi dengan harga satu porsi Rp25.000, termasuk pada masa pelaksanaan PPKM.

"Rasanya mantap, banyak sayur-sayurannya, kacangnya terasa," kata seorang pengunjung, Budani, Minggu (15/8/2021).

Penjual kapurung, Rahma Dana mengatakan, untuk membuat kapurung dibutuhkan sagu, udang, ikan, ayam, jantung pisang, kacang panjang, kangkung dan bayam. Pengolahannya dimulai dengan merebus kuah ikan hingga mendidih kemudian menuangkannya ke dalam mangkuk sagu dan diaduk hingga sagu berwarna bening.

Setelah itu, dimasukkan bahan-bahan daging, sayuran, termasuk tomat dan remasan jeruk nipis ke dalam mangkuk. Rahma menilai, peminat makanan khas Palopo sekarang ini semakin tinggi karena diminati beragam masyarakat.

"Makanan khas Palopo ini tadinya hanya orang Palopo saja yang suka, sekarang orang Jawa, Makassar, semua suku suka. Karena mereka tahu sagu itu banyak sekali manfaatnya, bagus untuk kesehatan, apalagi zaman sekarang banyak penyakit," ujarnya.

Warga mulai memahami manfaat mengonsumsi sagu karena selain membantu melancarkan kesehatan, dapat meningkatkan imun tubuh. Rahma meyakini faktor ini turut membuat kapurung tetap diminati masyarakat.

"Kalau tiap hari makan sagu bisa bikin kita lebih sehat," ujar Rahma.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: