Hukum Tajwid Surat At Taubah Ayat 122, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Bacanya

Rilo Pambudi · Senin, 01 Agustus 2022 - 20:03:00 WITA
Hukum Tajwid Surat At Taubah Ayat 122, Lengkap dengan Penjelasan dan Cara Bacanya
Hukum tajwid surat At Taubah Ayat 122 (Foto: Pexels)

JAKARTA, iNews.id - Hukum tajwid surat At Taubah Ayat 122 beserta arti dan cara bacanya menjadi pelajaran yang perlu dibahas. Membaca Al Quran sesuai hukum ilmu tajwid sangat penting untuk diindahkan agar ayat yang dilafalkan tidak keliru maknanya.

Surat At Taubah Ayat 122 dengan jelas berisi tentang bagaimana semestinya menjaga kehidupan dan menghindari kekerasan. Ayat ini menunjukkan betapa besarnya dosa yang didapat jika membunuh sesama manusia tanpa sebab yang dibenarkan.

Untuk memahami lebih rinci mengenai hukum tajwid ayat tersebut, berikut adalah bunyi Surat At Taubah Ayat 122 beserta bacaan latin dan artinya:
 وَمَا كَانَ الۡمُؤۡمِنُوۡنَ لِيَنۡفِرُوۡا كَآفَّةً‌ ؕ فَلَوۡلَا نَفَرَ مِنۡ كُلِّ فِرۡقَةٍ مِّنۡهُمۡ طَآٮِٕفَةٌ لِّيَـتَفَقَّهُوۡا فِى الدِّيۡنِ وَ لِيُنۡذِرُوۡا قَوۡمَهُمۡ اِذَا رَجَعُوۡۤا اِلَيۡهِمۡ لَعَلَّهُمۡ يَحۡذَرُوۡنَ

"Wa maa kaanal mu'minuuna liyanfiruu kaaffah; falau laa nafara min kulli firqatin minhum thoifatul liyatafaqqahu fiddiini wa liyunziru qaumahum iza raja'uuu ilaihim la'allahum yahzarun."

Artinya:

“Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya,” (Q.S At Taubah Ayat 122).

Dalam ayat tersebut, terdapat beberapa macam hukum tajwid yang pada setiap kata. Mulai dari, Mad thobi’i, Idzhar, ikhfa, idghom bighunnah dan banyak lagi.

Hukum Tajwid Surat At Taubah Ayat 122

وَمَا = Hukumnya Mad thobi'i, karena ada fathah diikuti alif. Cara bacanya dibaca panjang 2 harakat.

كَانَ = Hukumnya Mad thobi'i, karena ada fathah diikuti alif. Cara bacanya dibaca panjang 2 harakat.

الْمُؤْمِنُونَ = Hukumnya Idhar qamariyah, karena ada alif lam diikuti mim, dibaca secara jelas dan mad thobi'i karena ada dhommah diikuti wawu sukun.

لِيَنْفِرُوا  = Hukumnya Ikhfa' haqiqi, karena ada nun sukun bertemu huruf fa'. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf fa

كَافَّةً = Hukumnya Mad lazim mustaqqal kilmi, karena ada mad thobi'i bertemu huruf yang bertanda baca tasydid dalam satu kata. Cara membacanya panjang 6 harakat.

فَلَوْ = Hukumnya Mad layyin, karena ada wawu sukun yang didahului huruf dengan tanda baca fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

لَا = Hukumnya Mad thobi'i, karena ada fathah diikuti alif. Cara bacanya dibaca panjang 2 harakat.

مِنْ كُلِّ =  Hukumnya Ikfa' haqiqi, karena ada nun sukun bertemu huruf kaf.  Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat.

فِرْقَةٍ مِنْهُمْ  = Hukumnya Idgham bighunnah, karena ada tanwin bertemu huruf mim, dan izhar halqi karena ada nun sukun bertemu huruf ha'.

 مِنْهُمْ طَائِفَةٌ  = Hukumnya Idhar syafawi, karena ada mim sukun bertemu huruf tho'. Cara membacanya dengan jelas.

طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا = Hukumnya Idghom bilaghunnah, karena ada tanwin bertemu huruf lam. Dibaca lebur tanpa dengung serta bunyi tanwin hilang.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: