Hapus Keraguan Warga, Nurdin Abdullah Siap Disuntik Vaksin Covid-19 Kamis Mendatang

Leo Muhammad Nur · Selasa, 12 Januari 2021 - 14:22:00 WITA
Hapus Keraguan Warga, Nurdin Abdullah Siap Disuntik Vaksin Covid-19 Kamis Mendatang
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah tes swab PCR untuk persiapan penyuntikan vaksin Covid-19 pada Kamis (14/1/2021) mendatang. (Foto: iNews/Leo Muhammad Nur)

MAKASSAR, iNews.id- Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah akan divaksin bersama para tenaga kesehatan di Rumah Sakit Dadi Makassar pada Kamis, 14 Januari 2021. Nurdin meminta warga menghapus keraguan terhadap vaksin tersebut karena sudah melewati uji klinis.

"Hari Kamis, saya vaksin pertama. Jadi tidak usah ragu, pemerintah sudah melakukan uji klinis yang ketiga," kata Nurdin Abdullah usai rapat bersama jajaran di bidang kesehatan di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (12/1/2021).

Nurdin mengatakan, sebagai persiapan, dirinya telah melakukan tes swab PCR pada Senin (11/1/2021) dengan hasil negatif Covid-19.

Terkait distribusi dan juga pelaksanaan vaksinasi, Nurdin mengatakan telah rapat dengan kepala Dinas Kesehatan, tim epidemiologi, direktur rumah sakit untuk memastikan persiapan telah matang.

"Tadi saya kumpulin semua. Ada pak kadis kesehatan. Ada tim epidemiologi, direktur rumah sakit. Saya ingin pastikan bahwa vaksin ini telah kita siapkan dengan baik," katanya.

Vaksin Covid-19 yang akan digunakan dalam program vaksinasi massal secara gratis beberapa waktu mendatang telah dinyatakan suci dan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, vaksin juga terlebih dulu melalui proses uji untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari menjelaskan distribusi vaksin untuk Kota Makassar, Maros dan Gowa dilakukan hari ini, Selasa (12/1/2021). Untuk Gowa dan Maros vaksin distribusikan oleh dinas kesehatan masing-masing daerah lengkap dengan cold box-nya.

"Sedangkan daerah lainnya pada bulan Februari. Untuk tahap pertama ini, pemantauan akan dilakukan dengan sangat baik," ujarnya.

Dia menambahkan, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga telah mengusulkan penambahan rumah sakit untuk pelaksanaan vaksinasi di Kota Makassar. Sebelumnya pihak Kementerian Kesehatan hanya menunjuk rumah sakit TNI-Polri.

"Kami usulkan rumah sakit provinsi juga. Sementara proses hari ini. Kami ajukan enam rumah sakit, lebih banyak lebih bagus, supaya tidak berkerumun. Itu tujuannya," ujarnya.

Ichsan juga menjadi salah satu orang yang akan melakukan vaksinasi. 

"Insyaallah (saya) sudah masuk daftar. Ini pimpinan publik divaksin pertama kali. Bukan persoalan berani tidak berani. Ini adalah persoalan kita sama-sama terlibat dalam vaksinasi ini," ujarnya. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2