Gegara Perempuan, 4 Pemuda Bertetangga di Makassar Terlibat Pertengkaran Berdarah

Okezone, Herman Amiruddin ยท Selasa, 10 Maret 2020 - 12:55 WIB
Gegara Perempuan, 4 Pemuda Bertetangga di Makassar Terlibat Pertengkaran Berdarah
TKP kasus pembacokan warga dipasangi garis polisi. (Foto: Dok iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Empat orang pemuda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terlibat konflik hingga berujung aksi penganiayaan. Tiga orang pelaku berkomplot membacok seorang pemuda yang merupakan tetangga mereka.

Penganiayaan ini diinisiasi pelaku berinsial AN (18), warga Jalan Kesatuan, Kecamatan Makassar. Dia mengajak dua orang temannya, AL (16) dan MF (17) untuk memberi pelajaran kepada korban atas nama Wira yang tinggal satu kompleks dengan para pelaku.

"Motifnya hanya karena kesal dan cemburu dengan korban yang kerap menggoda pacar AN," kata Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/3/2020).

Sebelum melakukan penganiayaan terhadap Wira, AN meminjam ponsel kekasihnya. Dia mengajak Wira bertemu, seolah-olah permintaan dari perempuan ini.

Begitu Wira mendatangi TKP pertemuan, AN dan kedua rekannya langsung menangkap korban. Pelaku AN kemudian membacok Wira dengan pedang samurai hingga mengalami luka berat di bagian punggung dan lengan kirinya.

"Setelah menganiaya korban, AN mengambil ponsel milik Wira, lalu dijualnya kepada seseorang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," ujar dia.

Saat ini, ketiga pemuda itu sudah dibawa ke Mapolsek Panakkukang. Polisi pun menyita pedang samurai dan motor yang dipakai pelaku. Atas perbuatannya, mereka disangkakan melanggar pasal pencurian dengan kekerasan serta penganiayaan berat.

"Pasal 365 Ayat 2 KUHP tentang Curas, ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara ditambah Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal