Fatwa MUI Sulsel: Haram Beri Uang ke Pengemis yang Eksploitasi Meminta-Minta di Jalan

Antara ยท Senin, 01 November 2021 - 09:48:00 WITA
Fatwa MUI Sulsel: Haram Beri Uang ke Pengemis yang Eksploitasi Meminta-Minta di Jalan
MUI Sulsel menerbitkan fatwa haram memberikan uang ke pengemis di jalan. (Foto: Ilustrasi)

MAKASSAR, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menerbitkan fatwa terkait pengemis di ruang publik. Salah satunya mengharamkan pemberian uang kepada pengemis yang mengeksploitasi kegiatan meminta-minta di jalanan.

Fatwa tersebut tertuang dalam Fatwa MUI Sulsel Nomor 01 Tahun 2021 perihal eksploitasi dan kegiatan mengemis di jalanan dan ruang publik.

"Pertama, haram mengeksploitasi orang untuk meminta-minta," ujar Sekretaris MUI Sulsel, Muhammad Bakri dalam siaran pers di Makassar, Minggu (31/10/2021).

Kedua, bagi pemberi haram memberi kepada peminta-minta di jalanan dan ruang publik karena mendukung pihak yang mengeksploitasi pengemis serta tidak mendidik karakter yang baik.

Dia menambahkan, bahwa orang yang sehat dan tidak mengalami kecacatan diharamkan mengemis. Pemerintah wajib menyantuni dan membina warga yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup karena keterbatasan kondisinya agar mereka tidak sampai mengemis.

"Jika ada pengemis di jalan, maka berdosa pemerintah. Harusnya tidak ada pemandangan peminta-minta di jalanan," ujar pria yang juga Imam Besa Masjid Al Markaza Makassar ini.

Untuk pengemis, MUI Sulsel menyarankan pengelola zakat dan lembaga kemanusiaan bekerja sama dengan pemerintah untuk menangani para pengemis.

"Penegak hukum agar menindak pihak yang mengeksploitasi orang, karena ini dianggap sebagai kejahatan kemanusiaan," tuturnya.

Menurutnya, fatwa tersebut merupakan hasil pembahasan para pakar dan ulama di Komisi Fatwa MUI Sulsel.

Fatwa ini sejalan dengan Perda Kota Makassar Nomoi 2 tahun 2008 tentang larangan memberi uang kepada pengemis di jalanan untuk mencegah eksplotasi anak dan orang mengemis.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: