get app
inews
Aa Text
Read Next : Update Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Pangkep, Tim DVI Identifikasi Jenazah Ketiga

Evakuasi 5 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Terkendala Jalur Ekstrem

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:15:00 WITA
Evakuasi 5 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung Terkendala Jalur Ekstrem
Tim SAR gabungan mengevakuasi satu dari enam jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di Gunung Bulusaraung, Pangkep. (Foto: iNews)

PANGKEP, iNews.id – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban ketiga dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026) malam. Kini, masih terdapat lima jenazah yang sudah terdeteksi namun belum bisa dievakuasi akibat terkendala medan ekstrem.

"Kondisi medan sangat berbahaya, banyak batuan lepas yang rawan longsor saat dilakukan proses jetrik. Selain itu, faktor cuaca dan kabut tebal menjadi kendala utama," kata Kasis Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan.

Korban yang berhasil dievakuasi teridentifikasi berjenis kelamin perempuan tersebut berhasil dibawa turun setelah melalui proses evakuasi yang sangat dramatis.

Penyerahan jenazah dilakukan di Posko SAR Desa Tompobulu sebelum akhirnya diberangkatkan menuju RS Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim DVI Polri.

SAR Menginap di Bulusaraung

Untuk mengamankan lima jenazah yang masih tertinggal, sebanyak 14 personel SAR memutuskan untuk bermalam di lokasi temuan di lereng gunung. Hal ini dilakukan guna memastikan paket jenazah aman dari gangguan binatang buas sebelum evakuasi dilanjutkan esok pagi.

Untuk mempercepat proses evakuasi sisa korban pada Jumat besok, Basarnas telah menyiapkan tiga unit helikopter milik Basarnas, TNI Angkatan Udara, dan Kepolisian.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut