Diizinkan Bersandar di Parepare, ABK Kapal Barang Dilarang Turun

Ichsan Anshari ยท Senin, 09 Maret 2020 - 15:30:00 WITA
Diizinkan Bersandar di Parepare, ABK Kapal Barang Dilarang Turun
Kapal pengangkut aspal dengan bendera Malaysia bersandar di Pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan pada Minggu (8/3/2020). (Foto: iNews/Ichsan Anshari)

PAREPARE, iNews.id - Sebuah kapal pengangkut aspal berbendera Malaysia bersandar di pelabuhan Nusantara Parepare, Sulawesi Selatan pada Minggu (8/3/2020) malam. Tetapi, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare melarang semua ABK turun dari kapal.

Kasi lalu lintas dan angkutan laut KSOP Parepare Ahmad Fathoni menegaskan, larangan tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus korona. Bahkan, kebijakan ini berlaku untuk semua kapal barang.

"Untuk kapal barang tidak diizinkan untuk menurunkan awak kapal, tapi kalau bersandar boleh," ucapnya, Senin (9/3/2020).

Fathoni menerangkan, kebijakan ini berbeda dengan kapal penumpang yang pernah singgah di negara terpapar virus korona. Kapal tersebut tegas dilarang singgah di Parepare.

"Untuk kapal penumpang yang pernah singgah atau tinggal di negara terpapar korona untuk sementara tidak diizinkan untuk singgah di Pelabuhan Parepare," ucapnya.

Sebelumnya, aksi larangan sandar di sejumlah pelabuhan untuk kapal asing juga terjadi di Semarang dan Jawa Timur. Kapal Pesiar Viking Sun yang pernah singgah di Australia dilarang bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Kapal ini akhirnya diizinkan bersandar di Pelabuan Benoa, Bali. Kapal ini sempat tertunda berlabuh di Bali setelah mencuat kabar dua orang penumpang dalam keadaan sakit. Kapal hanya berada di perairan Tanjung Benoa.

Namun setelah petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melakukan pemeriksaan, dua penumpang tersebut dipastikan telah sembuh dan bukan terjangkit virus korona, sehingga diizinkan berlabuh di Pelabuhan Benoa pada Minggu (8/3/2020) pagi sekitar pukul 08.00 Wita.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: