Derita Korban Banjir di Luwu Utara, Permukiman Jadi Aliran Baru Sungai

Nasruddin Rubak ยท Minggu, 26 Juli 2020 - 16:05 WIB
Derita Korban Banjir di Luwu Utara,  Permukiman Jadi Aliran Baru Sungai
Sejumlah permukiman di Luwu Utara masih direndam air karena aliran sungai pindah jalur ke rumah warga (Nasruddin Rubak/iNews)

LUWU UTARA, iNews.id - Sejumlah rumah warga di Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terendam banjir. Kondisi ini diperparah karena permukiman tersebut menjadi aliran sungai baru pascabanjir bandang beberapa hari yang lalu.

Korban banjir bandang, Haji Kamaruddin mengatakan, ini hari kesembilan setelah banjir bandang terjadi di wilayahnya. Namun, air belum tampak surut dan daerahnya masih terendam air.

"Air belum surut, kini aliran sungai masuk ke permukiman," kata Kamaruddin, Minggu (26/7/2020).

Dia menduga, daerah rumahnya kini menjadi aliran sungai karena Sungai Masamba telah mengalami pendangkalan karena tertutup material pasir, kayu dan lumpur akibat banjir bandang.

"Disejumlah titik terlihat jalur sungai lebih tinggi dari permukiman. Ini yang mengakibatkan air mencari aliran jalan baru," katanya.

Kamaruddin melanjutkan, aliran sungai yang menggenangi perumahannya itu meluap sambil membawa material lumpur dan pasir.

Dia berharap, pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi segera bertindak untuk mengatasi pendangkal sungai dan terciptanya aliran baru sungai.

"Kami berharap pemerintah segera datang untuk mengeruk dan membuat tanggul air agar tidak meluap ke permukiman," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto