Bocah 8 Tahun Diculik 2 OTK di Makassar, Ditinggalkan di Toko untuk Jaminan 4 Tabung Gas

Yoel Yusvin ยท Sabtu, 25 Juli 2020 - 17:52 WIB
Bocah 8 Tahun Diculik 2 OTK di Makassar, Ditinggalkan di Toko untuk Jaminan 4 Tabung Gas
Rekaman CCTV saat kedua pelaku menculik bocah delapan tahun di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (25/7/2020). (Foto: iNews/Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id – Seorang bocah delapan tahun di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diculik dua orang tak dikenal (OTK) saat asyik bermain di halaman rumah. Kedua pelaku kemudian menjadikan korban sebagai jaminan di toko sembako untuk ditukarkan dengan empat tabung gas.

Aksi para pelaku terekam dalam kamera CCTV. Dalam rekaman terlihat detik-detik saat bocah berinisial AAD itu akan diculik oleh dua pelaku. Korban tengah bermain di halaman dirumahnya, di Perkampung Nipa-Nipa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Kedua pemuda yang berboncengan dengan sepeda motor langsung membawa kabur korban.

Sementara orang tua korban panik karena tidak menemukan anaknya di sekitar rumah. Mereka mencari ke sejumlah lokasi, tapi tidak juga menemukan korban. Mereka selanjutnya membuat laporan ke Polsek Manggala.

“Ada kerabat yang menyarankan agar orang tua melapor ke polisi. Maka, dilaporkanlah kasus itu ke kepolisian,” kata Kapolsek Manggala Kompol Saiful Alam, Sabtu (25/7/2020).

Petugas yang menerima laporan orang tua korban pun langsung melakukan penyelidikan. Polisi juga menemukan barang bukti CCTV dari tetangga korban yang merekam aksi para pelaku. Dari rekaman CCTV tersebut, polisi mengidentifikasi kedua pelaku.

“Dari pengembangan, kami mendapat petunjuk lokasi korban. Kami juga menemukan ada anak yang tinggal di sebuah toko dan dikaitkanlah dengan laporan anak hilang. Ternyata ada kecocokan dan benar anak itu yang diculik,” katanya.

Berdasarkan hasil interogasi petugas terhadap korban, usai diculik oleh dua orang yang tidak dikenalnya, korban selanjutnya dibawa ke sebuah toko di wilayah Tamalanrea Kota Makassar. Tiba di sana, para pelaku yang telah mengancam korban selama perjalanan langsung berpura-pura hendak membeli empat tabung gas.

Modus yang digunakan pelaku, berberpura-pura tidak membawa uang. Mereka berdalih meninggalkan korban yang disebut adiknya, sebagai jaminan. Kedua pelaku berjanji kembali ke toko itu setelah mengambil uang dari rumah untuk empat tabung gas yang mereka bawa.

Namun, kedua pelaku tak kunjung datang menjemput korban. Korban yang ditinggalkan mulai ditanyai warga karena kedua pelaku tak juga datang membawa uang yang dijanjikan. Karena cemas, korban akhirnya mengaku dirinya baru saja menjadi korban penculikan dua orang pemuda yang tidak dikenal.

“Jadi dia diculik hanya untuk dijadikan jaminan untuk membawa empat buah tabung gas. Kami masih melakukan pengembangan untuk menemukan kedua pelaku penculikan,” ujarnya.

Sementara korban AAD mengatakan, dia tidak berani melawan kedua pelaku karena dia diancam akan dibunuh. “Awas kalau kasih tahu ke orang tuamu, kubunuh kau sekarang. Saya ditinggal di toko, mereka minta empat tabung gas, katanya uangnya tinggal dan mau diambil. Jadi saya ditinggal untuk jaminan,” katanya.


Editor : Maria Christina