5 Nelayan Pangkep Hilang saat Melaut ke Bima, SAR: Mereka Bersandar di Alor karena Kapal Rusak

Antara, Muhammad Subhan ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 13:55 WIB
5 Nelayan Pangkep Hilang saat Melaut ke Bima, SAR: Mereka Bersandar di Alor karena Kapal Rusak
Ilustrasi perbaikan kapal nelayan. (Foto: Antara)

MAKASSAR, iNews.id - Lima nelayan asal Kabupaten Pangkep yang sempat dikabarkan hilang karena lima hari tidak kembali saat melaut ke Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), ditemukan selamat. Mereka sementara bersandar di Alot NTT karena kapal rusak.

Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit mengatakan, nelayan tersebut berada dalam KLM Beringin Jaya. Nahkoda kapal atas nama Jumehan mengaku, saat ini sedang berandar di Pelabuhan Kokar, Kecamatan Alor Barat Laut, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Mereka akan berada di sana untuk memperbaiki kapal terlebih dahulu," kata Nanang saat dikonfirmasi wartawan di Kota Makassar, Sulsel, Selasa (25/2/2020).

Dia menyebut, seluruh ABK selamat dan mereka sempat ditolong nelayan sekitar Pelabuhan Kokar saat kapal mereka nyaris karam karena dihantam gelombang tinggi.

Sebelumnya, lima nelayan asal Pulau Sanane, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilaporkan hilang. Mereka sudah lima hari tidak pulang ke rumah setelah berlayar ke Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak 17 Februari lalu untuk menjual hasil laut.

Kelima korban masing-masing bernama Jumehan (30 tahun) yang juga juragan kapal, Rani (17 tahun), Ahmad (17 tahun), Rudi (15 tahun) dan Umbu (16 tahun). Mereka berlayar sejak Senin (17/2/2020) dan pada Jumat (21/2/2020) dilaporkan ke polisi.

"Biasanya kalau pergi hari ini, bisa besok atau paling lambat lusa sudah kembali," kata Kapolsek Liukang Tangaya, AKP Supriyadi.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal