2 Kapal Hilang Kontak dari Perairan Pangkep Ditemukan, Penumpang dan ABK Selamat

Antara ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 10:40 WIB
2 Kapal Hilang Kontak dari Perairan Pangkep Ditemukan, Penumpang dan ABK Selamat
Kapal pompong yang mengangkut 20 TKI tenggelam di perairan Pulau Rupat Bengkalis Riau, Kamis (23/1/2020). (Foto: Antara)

MAKASSAR, iNews.id - Tim SAR gabungan telah menemukan dua kapal yang sempat hilang kontak saat perjalanan dari perairan Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) menuju Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur. Seluruh penumpang dan ABK dinyatakan selamat.

Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit, menyatakan seluruh ABK KLM Beringin Jaya, dan KM Surgamu yang sempat hilang kontak beberapa hari telah ditemukan di dua lokasi berbeda.

"Kami mendapatkan informasi dari Basarnas Makassar, semua korban, baik dari kapal KLM Beringin Jaya maupun KM Surgamu telah berhasil ditemukan, selamat," kata Nanang saat dikonfirmasi Senin (24/2/2020) malam.

Dia mengatakan, telah menghubungi Nahkoda KLM Beringin Jaya, Jumehan pada saat itu. Dia menginformasikan, kapalnya beserta semua ABK berandar di Pelabuhan Kokar, Kecamatan Alor Barat Laut, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Seluruh ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat dan rencananya akan tinggal beberapa hari di sana untuk memperbaiki kapal," ujar dia.

Sedangkan kapal KM Surgamu, kata dia, bersandar di Pulau Satanger, Kabupaten Kepulauan Pangkajene, Sulsel. Kondisi seluruh ABK dan penumpang selamat. Kapten kapal memutuskan bersandar untuk berlindung dari cuaca buruk.

"Mereka akan dievakuasi menggunakan kapal KM Lelle Bajo yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Kiaok," kata Nanang.

Sebelumnya, Basarnas Makassar melaporkan ada kapal KLM Beringin Jaya berangkat dari Pulau Sanani, Desa Sabalana, Kabupaten Pangkep, menuju Pelabuhan Bima, NTB, pada Senin (17/2/2020), sekitar pukul 10.00 WITA.

Dalam perjalanannya, kapal tersebut hilang kontak dan belum tiba di tujuan hingga sekarang. Data para ABK atas nama Jumehan (30), Rudi (15), dan Rani (17) asal Sanani, Ahmad (17) asal Bantaeng, dan Umbu (16) asal Bima.

Sementara Kantor SAR Surabaya juga melaporkan kapal, KM Surgamu, membawa sembilan orang penumpang dari Pulau Sapuka, Kabupaten Pangkep menuju Pelabuhan Tanjung Kiaok, Pulau Sapeken, Sumenep, hilang kontak.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal