4.295 Pekerja di Makassar Dirumahkan, Terancam Kena PHK

Sindonews, Ashari Prawira ยท Kamis, 09 April 2020 - 12:15 WIB
4.295 Pekerja di Makassar Dirumahkan, Terancam Kena PHK
Ribuan tenaga kerja terancam kena PHK. (Foto: Antara).

MAKASSAR, iNews.id - Sebanyak 4.295 orang pekerja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dirumahkan selama masa pandemi virus corona. Mereka juga terancam kena pemutusan hubungan kerja atau PHK dari perusahaan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengatakan, jumlah tersebut berasal dari 73 peruhaan yang bergerak di berbagai bidang. Potensi para pekerja tersebut terkena PHK tidak bisa dihindari.

"Kalau ada di-PHK, kami akan daftarkan, atau segera lapor ke Disnaker untuk kita buatkan laporan," kata Bambang di Kota Makassar, Sulsel, Kamis (9/4/2020).

Saat ini Disnaker mengupayakan cara agar minimal para pekerja tetap diupah, atau setidaknya tetap bekerja nantinya. Bambang mengaku, sudah berkomunikasi dengan HRD ke-73 perusahaan tersebut.

Para pekerja tersebut itu, kata dia, dijamin UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Kalau harus terkena PHK, mereka semestinya mendapat insetif dari pihak perusahaan tempatnya bekerja.

"Sekarang yang kita takutkan kalau mereka tidak bekerja kan berarti mereka tidak digaji. Perusahaan tersebut tidak salah juga," katanya.

Pemerintah Kota Makassar kini sedang mengupayakan jaminan untuk mereka. Para pekerja ini bakal memperoleh tunjangan dampak dari Covid-19 oleh Dinas Sosial Makassar.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal