1.240 Rumah Warga di Sidrap Rusak akibat Puting Beliung, 2 Bocah Luka-Luka

Antara, Herman Amiruddin · Rabu, 08 Januari 2020 - 12:40 WIB
1.240 Rumah Warga di Sidrap Rusak akibat Puting Beliung, 2 Bocah Luka-Luka
Wagub Sulsel Andi Sulaiman memantau langsung warga yang menjadi korban terjangan angin puting beliung di Sidrap. (Foto: Istimewa).

SIDRAP, iNews.id - Sebanyak 1.240 rumah warga di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), rusak akibat angin puting beliung, Selasa (7/12/2020) malam. Dua orang warga yang masih anak-anak terluka dalam insiden tersebut.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ribuan rumah tersebut masuk kategori rusak ringan, berat dan sedang.

"Lalu ada dua orang korban luka atas nama Jumadil (12) dan Khumaera (9)," kata Wagub Sulsel Andi Sudirman dalam keterangan yang diterima iNews.id, Rabu (8/1/2020).

BACA JUGA: Warga Was-Was Banjir Bendungan Bili-Bili Meluap, Gubernur: Faktanya Malah Kekurangan Air

Musibah puting beliung menerjang kampung Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kelurahan Batulappa. Dalam kunjugannya ke warga tertimpa bencana tersebut, Wagub Andi Sudirman juga mengimbau para korban senantiasa bersabar.

Dia mengatakan, tim BPBD dan Dinas Sosial Provinsi Sulsel telah memberikan dan mengirim logistik. Pihaknya juga telah berkoordinasi dan akan merekonstruksi sejumlah bangunan warga.

BACA JUGA: Bendungan Bili-Bili Gowa Masih di Bawah Normal, Warga Diminta Tak Terpengaruh Hoaks

"Kami meminta kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mendoakan dan ikut berpartisipasi aktif dalam membantu saudara kita yang terkena musibah, semoga Allah Subhanahu Wata'ala memudahkan. Aamiin," ujarnya.

Sementara itu Lurah Batulappa, Mansyur, mengapresiasi respons cepat dan bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel beserta jajarannya. Menurut dia, warganya mengalami kerugian bervariatif antara Rp1 juta - Rp50 juta.

"Korban yang dikunjungi langsung oleh Wagub yakni Asis Laman, Usman/Najirah, korban yang luka Jumadil dan Khumaera," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal