Pesawat ATR 42-500 tersebut dinyatakan jatuh pada 17 Januari 2026 lalu. Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih terus berjibaku di lapangan untuk mencari sisa korban lainnya di tengah medan pegunungan yang ekstrem.
Pihak kepolisian berharap proses identifikasi dapat berjalan lancar agar jenazah para korban dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait