Keluarga menyebut data tersebut sebagai harapan baru di tengah penantian panjang dan ketidakpastian. Mereka meminta agar proses pencarian dan evakuasi dilakukan secara maksimal serta penuh kehati-hatian.
Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya (Marsdya) Mohammad Syafii menjelaskan bahwa cuaca di Gunung Bulusaraung masih tidak menentu, dengan hujan dan angin kencang yang kerap menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan.
Meski demikian, pencarian terus difokuskan di empat sektor, mulai dari puncak gunung hingga lereng arah Kabupaten Maros. "Kita berupaya dengan situasi yang ada kita ingin menemukan korban dalam kondisi hidup. Tantangan yang kita hadapi saat ini, alam dan cuaca," ucap Syafii.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait