MAROS, iNews.id – Seorang nenek bernama Ulan (50) nyaris kehilangan nyawa setelah diserang seekor ular piton sepanjang tujuh meter. Peristiwa mengerikan ini terjadi di Dusun Batu Napara, Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (25/1/2026) malam.
Korban sempat dililit hingga bagian leher dan nyaris ditelan sebelum akhirnya berhasil melepaskan diri berkat aksi perlawanan yang heroik.
Insiden bermula saat Ulan hendak pulang dari rumah anaknya. Wilayah tersebut baru saja diguyur hujan deras yang menyisakan genangan air setinggi lutut orang dewasa.
Saat melintas di samping sebuah rumah yang tergenang, tiba-tiba seekor ular piton raksasa keluar dari habitatnya dan langsung menggigit kaki kiri korban. Tak butuh waktu lama, predator melata tersebut langsung melilit tubuh Ulan hingga mencapai leher.
"Ular itu melilit tubuh korban sangat kuat hingga ke bagian leher. Korban nyaris tewas karena posisi ular sudah bersiap untuk menelan," ujar Kepala Dusun Batu Napara, Najamuddin, Senin (26/1/2026).
Meski dalam kondisi terjepit dan kesulitan bernapas, Ulan tetap berusaha tenang dan melawan. Sambil meronta dan berteriak meminta tolong, ia menggunakan tenaga terakhirnya untuk meraih ekor ular yang melilitnya.
Ulan menarik ekor tersebut sekuat tenaga hingga lilitan mengendur. Namun, aksi ini mengakibatkan luka robek yang cukup parah.
Usai korban terlepas, warga yang mendengar teriakan segera datang ke lokasi. Ular tersebut akhirnya berhasil ditangkap dan dibunuh oleh warga karena dinilai sangat membahayakan nyawa manusia.
Korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis dan jahitan pada luka robeknya. Saat ini, kondisi Ulan dilaporkan telah membaik dan diperbolehkan menjalani rawat jalan di rumahnya.
"Ibu saya trauma, tapi alhamdulillah nyawanya masih tertolong. Luka di kakinya cukup dalam karena sempat ditarik saat ular masih menggigit," ungkap Sukma, anak korban.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait