Tante korban, Sabria mengatakan, SA ditebas oleh teman sekelasnya ketika proses belajar mengajar baru saja dimulai. "Di dalam sekolah (kejadiannya). Sudah ditangkap (pelakunya)," katanya.
Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Takalar kini menangani kasus tersebut. Polisi masih mendalami dugaan aksi balas dendam serta mencari kepastian mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam pengeroyokan sebelumnya.
Keluarga korban berharap pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. Kasus pembacokan siswa di ruang kelas SMKN 5 Takalar tersebut masih dalam penyelidikan polisi.
"Motifnya kami masih mendalami. Untuk saat ini korban masih dirawat di rumah sakit," ucap Kanit PPA Satreskrim Polres Takalar, Ipda Saiful Madjid.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait