Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang (dua dari kiri) saat menjenguk mahasiswi korban penyekapan dan pemerkosaan di Kota Makassar. (Foto: Dok.Kaltengprov)

Pendampingan Hukum dan Trauma Healing

Selain mendesak penangkapan pelaku, Gubernur juga meminta agar identitas korban dilindungi dan tidak dieksploitasi secara berlebihan demi menjaga kondisi psikologisnya. 

Pemprov Kaltara telah menyiapkan pengacara serta berkoordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Saya beri semangat supaya traumanya tidak berlarut-larut. Kami siapkan pendampingan, termasuk lawyer. Saya juga minta mahasiswa Kaltara di sini untuk terus berkoordinasi dengan Polsek Tamalate, Polrestabes, dan Polda," ujarnya. 

Saat ini, korban masih dalam pengawasan tim medis dan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma berat yang dialaminya. Polisi kini tengah memburu pelaku DR yang diketahui bukan merupakan warga asli Makassar.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network