Ratu Elizabeth II semasa hidup pernah mengirim bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Sulteng dari uang pribadinya. (Foto : Reuters)
Tim iNews.id

JAKARTA, iNews.id - Ada sejumlah kisah menakjubkan Ratu Elizabeth II semasa hidup yang menarik untuk dibahas, termasuk bantuannya untuk Indonesia. Ratu Elizabeth II merupakan Raja Inggris terlama dalam sejarah yang mangkat pada Kamis (8/9/2022) atau Jumat (9/9/2022) dini hari waktu setempat.

Ketika terjadi gempa dan tsunami di wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada 2018 silam, Ratu Inggris, Elizabeth II memberikan sumbangan dari uang pribadinya. Dana bantuan tersebut diberikan kepada Komite Darurat Bencana (DEC) untuk korban selamat pada gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang memicu tsunami di Sulteng.

Pihak Istana Buckingham menyatakan Ratu Elizabeth II memberikan uang kepada DEC, namun tidak menyebutkan jumlah nominal yang disumbangkan. Dilaporkan Sky News, saat itu DEC mengumpulkan 6 juta poundsterling atau sekitar Rp119 miliar dalam sehari saat diluncurkan.

Bahkan Ratu Elizabeth mengeluarkan pernyataan resmi soal bencana yang terjadi di Indonesia.

"Saya sangat sedih mendengar tentang gempa bumi dan tsunami yang mengerikan di Sulawesi pada akhir pekan lalu, terutama mengingat peristiwa ini terjadi begitu cepat setelah gempa bumi baru-baru ini di Lombok," kata Ratu Elizabeth.

"Pangeran Philip dan saya menyampaikan belasungkawa tulus kami kepada semua orang yang terkena dampak bencana dan keluarga mereka," katanya.

Angkatan Udara Inggris, RAF, mengirimkan 17,5 ton pasokan bantuan Inggris ke Indonesia untuk membantu korban yang terkena dampak bencana. Salah satu pesawat Atlas milik RAF mendarat di pusat bantuan internasional di Balikpapan.

Kepala Eksekutif DEC Saleh Saeed mengatakan, sumbangan akan memastikan pekerja bantuan dari 14 badan amal bantuan terkemuka Inggris dapat menjangkau mereka yang kehilangan tempat tinggal dan sangat membutuhkan makanan, air, serta tempat tinggal.

Pemerintah Inggris sebelumnya mengumumkan total bantuan yang akan diberikan kepada Indonesia untuk korban gempa bumi-tsunami Sulteng mencapai Rp60 miliar. Setelah mengelontorkan dana bantuan sebesar 2 juta poundsterling atau sekitar Rp38 miliar, Inggris kembali mengirim bantuan senilai Rp40 miliar.


Editor : Donald Karouw