GOWA, iNews.id – Suasana khidmat pelantikan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (5/1/2026), berubah menjadi penuh haru.
Hal itu terjadi saat Hawatia, salah satu honorer yang menerima SK PPPK mencurahkan isi hatinya kepada Bupati Gowa. Bagaimana tidak, penantian panjang selama lebih dari seperempat abad untuk mendapatkan status kepegawaian yang lebih baik, baru terwujud tepat di hari terakhir masa kerjanya.
Status PPPK yang diembannya pun hanya bertahan dalam hitungan jam karena usianya genap 58 tahun yang merupakan batas usia pensiun untuk jabatan fungsional. Hawatia dipastikan tidak sempat menikmati gaji pertama dengan status barunya sebagai PPPK.
"Sedih sekali, penantian 26 tahun baru terjawab sekarang, tapi langsung harus pensiun. Saya belum sempat merasakan bagaimana rasanya digaji sebagai P3K (PPPK)," ungkap Hawatia dengan mata berkaca-kaca usai menerima SK PPPK di Lapangan Hasanuddin, Kecamatan Somba Opu.
26 Tahun Mengabdi ke Masyarakat
Perjalanan Hawatia bukan tanpa perjuangan. Sebagai tenaga honorer di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa, ia dikenal sebagai sosok yang tangguh.
Selama 26 tahun, ia berjalan kaki dari rumah ke rumah warga untuk memberikan penyuluhan KB dan kependudukan. Meski dengan upah honorer yang terbatas, dedikasinya untuk melayani masyarakat tidak pernah surut.
Kepala DPPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud, menjelaskan, total ada 3.924 pegawai yang menerima SK, termasuk Hawatia.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait