Salah seorang staf sekretariat DPRD Bone,Yuli Novita Sari melaporkan Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong terkait dugaan penganiayaan. (Foto: iNews).

Menurutnya, setiba di kantin, dia belum sempat memberikan penjelasan ketika Ketua DPRD Bone diduga langsung melumuri wajahnya dengan kue. 

Selain itu dia juga mengaku disiram air, dilempar botol air minum, hingga dilempar botol sambal yang berisi cabai. Beruntung, lemparan tersebut tidak mengenai wajahnya.

"Itu kue satu bosara, satu-satu ditaruh di muka saya, ada air botol di depan Ibu Ketua DPRD lalu disiram lagi ke kepala saya terus disiram muka saya setelah habis airnya langsung dilempar botolnya, setelah saya balik diri dilempar lagi itu botol lombok dan untuk tidak kena muka saya," kata korban, Yuli Novita Sari, Kamis (23/7/2026).  

Merasa tidak terima atas perlakuan tersebut, dia kemudian mendatangi Polres Bone untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya.

Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar ketika dikonfirmasi membenarkan, telah menerima laporan dari salah seorang staf Sekretariat DPRD Bone terkait dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan Ketua DPRD Bone.

"Terlapor berinisila ATW yang kejadiannya di kantin DPRD Kabupaten Bone," ujar Rayendra Muchtar.

Rayendra mengatakan, penyidik baru meminta keterangan dari pihak pelapor. Saat ini, petugas masih menyelidiki untuk mengungkap fakta dan kronologi peristiwa tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Ketua DPRD Bone terkait laporan dugaan penganiayaan tersebut. Polisi masih mendalami laporan dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan alat bukti.


Editor : Kurnia Illahi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network