"Tim DVI tidak hanya bekerja di Makassar. Kami berkoordinasi dengan tim di daerah lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk pengambilan sampel DNA dan data pendukung lainnya, karena sebagian besar keluarga korban berada di luar Sulawesi," kata dr Wahyu Idayati.
Meskipun data ante mortem mulai lengkap, Tim DVI hingga saat ini belum menerima satu pun jenazah korban dari lokasi jatuhnya pesawat di Gunung Bulusaraung, Pangkep. Sulitnya medan evakuasi menyebabkan temuan di lapangan belum bisa dikirimkan ke rumah sakit di Makassar.
Polda Sulsel memastikan akan terus menyampaikan perkembangan terkini proses identifikasi secara berkala kepada pihak keluarga dan masyarakat.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait