Pedagang harga sembako. (Foto: Dok iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Harga sejumlah barang kebutuhan pokok atau sembako mulai merangkak naik di pasar tradisional Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun kenaikan harga tidak terlalu melambung tinggi seperti jelang Lebaran.

Seorang pedagang di Pasar Terong Makassar, Ikhsan mengatakan, kebutuhan pokok yang naik antara lain, telur dan tepung terigu curah. Tapi menurut dia, naiknya harga tak terlalu tinggi.

"Telur dari Rp43.000 jadi Rp45.000 per rak. Kalau tepung terigu dari Rp9.000 jadi Rp10.000 per kilogram," kata Ikhsan kepada wartawan di Pasar Terong Makassar, Kamis (23/1/2020).

BACA JUGA: Cuaca Buruk, Kapal Pengangkut Sembako Tertahan 4 Hari di Pelabuhan Parepare

Menurut dia, sejak Senin (20/1/2020) harga sembako tertentu mulai bergerak naik. Hal ini umum terjadi jelang perayaan Imlek, namun dia menilai, kenaikan tak terlalu tinggi seperti saat memasuki Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran.

Pedang sayur di Pasar Pannampu Makassar, Sahriana mengatakan, animo pembeli khususnya warga keturunan Tionghoa di Kota Makassar dan sekitarnya tetap tinggi meski harga naik.

"Harga cabai rawit dan cabai besar juga naik Rp5.000 dari harga sebelumnya," ujar dia.

BACA JUGA: Harga Stabil, Gubernur Khofifah Pastikan Stok Sembako Aman sampai Tahun Baru

Harga cabai rawit yang semula masih dijual Rp15.000 - 20.000 per liter, kini dijual Rp25.000 per liter. Sedang cabai merah dari Rp9.000- Rp10.000 per liter saat ini ditebus Rp15.000 per liter.

Namun kondisi ini, lanjut dia, diyakini akan kembali normal pekan depan jika sudah ada sulai dari sejumlah sentra cabai seperti Malakaji, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Enrekang.

"Tapi kalau musim hujan berlanjut, tanaman sayuran termasuk cabai akan terancam suplainya. Bisa jadi tambah naik," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network