Petugas BPBD dan Damkar Kota Makassar yang tiba di lokasi segera berupaya membuka penutup saluran menggunakan linggis dan peralatan sederhana. Proses pencarian berlangsung dramatis karena petugas harus menyelam ke dalam gorong-gorong sempit dengan kondisi arus air yang masih mengalir deras.
Setelah pencarian selama beberapa jam, jasad korban akhirnya ditemukan beberapa meter dari titik awal terjatuh. Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi orang tua agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat hujan deras, karena saluran air dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait