ilustrasi tewas. (Foto: Ist)
Bugma

TAKALAR, iNews.id - Seorang sekretaris desa di Takalar, Sulawesi Selatan, berinisial IDL (49), nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun tikus. Diduga korban mengakhiri hidupnya karena terlilit utang.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat tertolong. Anak dan keluarga korban pun tak kuasa menahan duka hingga histeris bahkan sang istri tidak sadarkan diri.

Kepala Desa Boddia Kecamatan Galesong Rusli Daeng Ngopa mengatakan, tahu korban minum racun saat dihubungi pihak keluarganya. 

Namun, saat ia datang ke rumah korban ternyata sudah dibawa ke puskesmas. 

"Korban sempat saya kasih minum air kelapa dan setelah itu muntah lalu kondisinya membaik," katanya.

Namun, saat malam hari, kondisinya memburuk dan dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Padjonga Daeng Ngalle untuk mendapat perawatan medis.

Pada Jumat (30/9/2022) siang, nyawa korban tidak dapat tertolong dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

Ia mengaku tidak mengetahui penyebab korban menenggak racun tikus. Namun, dari informasi yang ia dapat diduga karena terlilit utang ratusan juta.

"Sehari sebelum korban menenggak racun tikus, sempat datang penagih ke kantor Desa Boddia untuk menagih utang korban," ujarnya.


Editor : Candra Setia Budi

BERITA TERKAIT