Prajurit TNI Angkatan Laut (AL) saat melaksanakan latihan penanggulangan huru hara (PHH) di depan Mako Lantamal VI, Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: Dok. TNI).
Kurnia Illahi

MAKASSAR, iNews.id - Demonstrasi di depan pintu gerbang utama Mako Lantamal VI, Makassar, Sulawesi Selatan berakhir ricuh. Demonstran bentrok dengan prajurit TNI Angkatan Laut (AL).

Demonstran memaksa masuk ke Mako Lantamal VI. Pasukan Penanggulangan Huru Hara (PHH) terdiri dari personel bintara dan tamtama dengan peralatan pengamanan lengkap, tameng pelindung dan tongkat dikerahkan untuk mengadang massa.

Kericuhan kemudian dapat diatasi dan situasi kembali normal. Insiden tersebut merupakan bagian dari skenario latihan PHH penindakan massa yang dilaksanakan oleh Lantamal VI, Selasa (30/8/2022).

"Latihan ini, salah satu rangkaian uji terampil Gladi Tugas Tempur (Glgaspur) Pangkalan 1 (P1) dan Pangkalan 2 (P2)," ujar Asops Danlantamal VI Kolonel laut (P) Ahmad Muharram dikutip dari laman TNI, Sabtu (3/9/2022).

Dia menuturkan, tujuan pelaksanaan latihan agar seluruh prajurit  memahami prosedur dan prinsip PHH, sehingga tidak terjadi kesalahan pelaksanaan tugas di lapangan.

"Latihan ini sekaligus pembinaan fisik dan mengasah kemampuan prajurit mengantisipasi demo anarkistis," tuturnya.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT