Massa mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Jeneponto memprotes 48.000 kartu KIS dinonaktifkan. (Foto: iNews)

"Kami meminta evaluasi total terhadap penyerapan Sistem Desil. Jangan sampai sistem ini justru menjadi penghalang bagi warga kurang mampu untuk mendapatkan layanan kesehatan yang menjadi hak dasar mereka," kata Edi Sore Subarga.

Massa akhirnya membubarkan diri setelah seluruh tuntutan mereka disampaikan secara terbuka. Namun, pengunjuk rasa memberikan peringatan keras kepada Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Mereka berjanji akan kembali melakukan aksi unjuk rasa dengan jumlah massa yang jauh lebih banyak jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengaktifkan kembali kartu KIS milik 48 ribu warga tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network