Dalam bentrokan tersebut, dua unit kendaraan bermotor turut dibakar. Kedua kendaraan itu diduga milik kelompok warga yang datang untuk memasang papan bicara.
Bentrok akhirnya mereda setelah polisi memberikan pemahaman dan mengimbau warga Ujung Bori tidak kembali menutup akses jalan.
"Begitu ada bentrokan kami berusaha memisahkan warga jangan sampai ada benturan sehingga situasi kondusif," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana di lokasi.
Saat menyisir sekitar lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa anak panah busur, molotov, senjata tajam jenis samurai dan petasan.
Dia mengatakan, petugas masih mengamankan lokasi untuk mencegah bentrokan kembali terjadi. Untuk mengantisipasi bentrokan susulan, ratusan personel gabungan Polrestabes Makassar dan Satbrimob Polda Sulawesi Selatan masih disiagakan di lokasi.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait