Untuk menjaga keselamatan personel, Tim SAR memutuskan untuk tidak menggunakan jalur pintas yang berisiko tinggi. Evakuasi akan tetap diarahkan melalui jalur pendakian yang dinilai paling aman meski membutuhkan waktu lebih lama.
Skala operasi kini meningkat menjadi operasi evakuasi besar-besaran. Sebanyak 476 hingga 500 personel SAR gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan telah disiagakan di posko utama Desa Tompobulu.
"Kami melakukan asesmen mendalam di sekitar lokasi penemuan. Operasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi geografis pegunungan karst yang sangat berbahaya," kata Andi Sultan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait