3. TNI AU Kerahkan Helikopter Cari Pesawat ATR
TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan helikopter H225M Caracal untuk membantu pencarian pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah udara Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Pencarian pesawat difokuskan di Kabupaten Maros.
Helikopter H225M lepas landas dari Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju sektor pencarian di wilayah Kabupaten Maros. helikopter diterbangkan oleh Pilot in Command (PIC) Kapten Pnb Rahman.
Selain unsur udara, TNI AU mengerahkan 82 personel dari Yon Parako 473 Korpasgat, Divisi Arhanud Korpasgat, Lanud Sultan Hasanuddin. Kemudian satu kendaraan VCP untuk memperkuat tim gabungan yang terdiri atas Polres Maros, Kodim 1422/Maros, serta Basarnas.
Seluruh unsur saat ini telah merapat ke Posko Lapangan di daerah Bantimurung untuk melakukan koordinasi intensif dan mempercepat proses pencarian.
4. Pesawat Ditemukan Jatuh di Gunung Bulusaraung
pencarian pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar yang hilang kontak akhirnya terungkap. Tim SAR gabungan memastikan telah melihat objek yang diduga kuat badan dan ekor pesawat di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026) pagi.
Temuan ini dikonfirmasi setelah kru helikopter dari Lanud melakukan pemantauan udara dan koordinasi dengan Tim Aju yang melakukan penyisiran darat menuju puncak gunung.
Operasi udara dimulai sejak pukul 06.30 WITA saat helikopter lepas landas menuju zona pencarian. Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, perkembangan signifikan dilaporkan oleh kru udara.
Pukul 07.46 WITA, terpantau serpihan kecil berupa jendela (window) pesawat. Berselang 3 menit, tim SAR melihat serpihan besar yang merupakan bagian badan dan ekor pesawat di lereng bagian selatan, tepatnya di bawah tebing dari arah puncak utara Gunung Bulusaraung.
"Hasil pemantauan udara sangat jelas, badan pesawat beserta ekor sudah terlihat di lereng. Lokasinya berada di sebelah utara puncak, masuk wilayah Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci," ungkap Kepala Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait